Langsung ke konten utama

Cara Menghilangkan Tanin Pada Kayu Bakau Aquascape


#SahabatDuniaqua termasuk penghobi aquascape yang suka menggunakan hardscape kayu bakau? Tapi belum tau cara ngilangin tanin yang terkandung di dalemnya? Yuk simak artikel ini sampai habis.

sukaikan.com
Kayu bakau merupakan salah satu jenis hardscape kayu paling populer di kalangan penghobi aquascape. Hal ini karena kayu bakau memiliki bentuk yang sangat indah.

Tetapi kayu bakau tidak dapat langsung digunakan sebagai hardacape jika baru saja diambil dari pohonnya. Harus ada beberapa rangkaian perlakuan agar kayu bakau tidak mengandung tanin.

Tanin harus dihilangkan dari kayu bakau sebelum dijadikan hardscape dikarenakan tanin dapat merubah warna dan kualitas air. Bahkan dapat mengganggu kehidupan tanaman dan ikan hias.

Beberapa rangkaian perlakuan yang harus dilakukan antara lain.
1. Siapkan panci atau soblok dengan ukuran cukup yang untuk dimasukkan kayu bakau yang ingin dihilangkan zat taninnya;
2. Masukkan kayu bakau ke dalam panci tersebut;
3. Isi air secukupnya hingga kayu bakau terendam secara keseluruhan;
4. Rebuslah panci yang berisi kayu bakau hingga warna airnya berubah menjadi kuning ke merahan;
5. Ganti air yang sudah berwarna kuning dengan air bersih dan ulangi lagi prosesnya sampai air tidak berubah warna saat direbus.

Cara ini dinilai sebagai cara yang paling cepat. Ini dikarenakam perlakuan merebus kayu bakau hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja.

Gimana, #SahabatDuniaqua ingin mencoba menghilangkan tanin di kayu bakau? Atau sudah pernah melakukannya? Yuk sharing di kolom komentar!


find us at:
/instagram @duniaqua
/youtube Duniaqua Channel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Tanaman Aquascape Echinodorus tenellus

Beberapa waktu yang lalu, salah satu #SahabatDuniaqua merequest pembahasan tanaman air hias tenellus. Maka dari itu, di artikel kali ini kita akan membahas tanaman tersebut. Yuk simak sampai habis! atagaleri.net Echinodorus tenellus adalah tanaman karpet yang berbentuk seperti rumput dan sekilas mirip dengan hairgrass. Tetapi berbeda dengan hairgrass, tenellus memiliki penampilan seperti bulu pada daun-daunnya sehingga terlihat lebih tebal dan kasar yang membuatnya terkesan sangat menarik. Echinodorus tenellus pertama kali diperkenalkan oleh Takashi Amano sebagai tanaman aquascape. Habitat asal tanaman ini adalah daerah utara Amerika Selatan hingga Amerika Utara. Profil dari tanaman Echinodorus tenellus adalah sebagai berikut: atagaleri.net Nama sains: Echinodorus tenellus Nama umum: Pygmy Chain Sword Tingkat kesulitan: mudah Pencahayaan: medium Kebutuhan C02: sedang/ moderate Tingkat pertumbuhan: moderate Penempatan tanaman: bagian depan/foregrou...

Mengenal Ikan SAE (Siamese Algae Eater)

Hallo #SahabatDuniaqua! Kali ini kita akan membahas ikan SAE yang merupakan ikan kesukaan para penghobi aquascape. Ikan SAE (Siamese Algae Eater) adalah ikan pemakan alga ataupun ganggang yang hidup di dalam tank aquscape. Ikan ini memiliki nama latin Crossocheilus siamensis. Habitat asli dari ikan SAE berada di Thailand dan semenanjung Malaya. Ikan SAE hidup di sungai dengan aliran air yang cepat dan dasar berbatu serta berakar. Kondisi habitat yang demikian memungkinkan ganggang untuk tumbuh, sehingga ikan ini akan memakannya. Ikan SAE tergolong ikan yang cukup damai dan berukuran tidak terlalu besar (mencapai 15 cm pada umur 10 tahun). Selain itu Ikan SAE sejati juga memiliki garis hitam berbentuk gigi yang dimulai dari mulut dan berakhir di ujung sirip ekor. Ikan ini tergolong sangat kuat dan tahan lama dan dapat beradaptasi dengan baik di berbagai kondisi. Tetapi untuk memudahkan ikan ini dalam berenang dan memangsa alga ataupun ganggang dibutuhkan aliran air...

5 Penyakit Ikan Discus

Hallo #SahabatDuniaqua! Kamu suka melihara ikan discus? Susah ngga si? Biar ngga kesusahan, yuk baca artikel ini sampai habis! catatandokterikan.com Ikan discus adalah salah satu ikan yang banyak diminati oleh para penghobi ikan hias. Ikan ini cocok menjadi penghuni aquascape. Meskipun ikan ini memiliki harga yang mahal. Beberapa penghobi ikan hias menganggap ikan ikan discus adalah jenis ikan yang sulit untuk dipelihara. Salah satu faktor yang membuat ikan discus sulit dipelihara adalah ikan ini sangat rentan terkena penyakit. Penyakit tersebut umunya disebabkan oleh mikroorganisme ataupun parasit. Bahkan pada beberapa kasus ikan discus dapat mati secara tiba-tiba. Beberapa penyakit yang sering menyerang ikan cantik ini antara lain: 1. Penyakit Mata Berkabut (Cloudy Eye) 2. Penyakit NDD (New Discus Disease) 3. Penyakit Bintik Putih (White Spot) 4. Penyakit Berak Putih 5. Penyakit Insang Dari ke lima penyakit di atas, #SahabatDuniaqua punya pengalaman ...