Langsung ke konten utama

Black Tetra, Ikan Aktif dan Agresif untuk Aquascape


Kali ini kita bahas ikan apa ya? Black tetra aja kali ya? Yuk simak artikel ini sampai habis.

Black tetra adalah salah satu ikan yang cocok untuk aquascape, tidak terkecuali untuk para penghobi pemula. Ikan ini tergolong mudah beradaptasi. Kondisi suhu ideal untuk ikan ini berkisar antara 20-26 derajat celcius dengan pH sebesar 5,8-8,5. Black tetra memiliki harga yang terjangkau, yaitu sekitar Rp 3.000,- per ekor.

Black tetra memiliki ciri tubuh yang sedikit melenceng dari namanya, yaitu tidak terdiri dari satu warna hitam. Melainkan terdiri atas tiga strip warna hitam yang berada di kedua sisinya dengan warna dasar hitam keabuan. Sementara pada bagian punggung memiliki warna hijau zaitun dan perut ikan ini berwarna putih keperakan.

Black tetra atau yang bernama latin Gymnocorymbus ternetzi  memiliki karakter agresif dan aktif. Sehingga beberapa kali dapat mengganggu ikan lain khususnya yang berukuran lebih kecil. Sehingga disarankan dalam memelihara ikan ini menggunakan tank yang berukuran besar serta menggunakan tankmate yang berukuran sepadan.

Ikan ini memiliki kebiasaan makan yang mudah dipahami. Hal ini karena ikan ini memiliki nafsu makan yang stabil. Black tetra umumnya diberi pakan beku, pakan hidup, ataupum pakan buatan (pelet).

#SahabarDuniaqua tertarik memelihata ikan ini? Atau memiliki pengalaman seru dalam memeliharanya? Yuk share di kolom komentar!


find us at:
/instagram @duniaqua
/youtube Duniaqua Channel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Ikan SAE (Siamese Algae Eater)

Hallo #SahabatDuniaqua! Kali ini kita akan membahas ikan SAE yang merupakan ikan kesukaan para penghobi aquascape. Ikan SAE (Siamese Algae Eater) adalah ikan pemakan alga ataupun ganggang yang hidup di dalam tank aquscape. Ikan ini memiliki nama latin Crossocheilus siamensis. Habitat asli dari ikan SAE berada di Thailand dan semenanjung Malaya. Ikan SAE hidup di sungai dengan aliran air yang cepat dan dasar berbatu serta berakar. Kondisi habitat yang demikian memungkinkan ganggang untuk tumbuh, sehingga ikan ini akan memakannya. Ikan SAE tergolong ikan yang cukup damai dan berukuran tidak terlalu besar (mencapai 15 cm pada umur 10 tahun). Selain itu Ikan SAE sejati juga memiliki garis hitam berbentuk gigi yang dimulai dari mulut dan berakhir di ujung sirip ekor. Ikan ini tergolong sangat kuat dan tahan lama dan dapat beradaptasi dengan baik di berbagai kondisi. Tetapi untuk memudahkan ikan ini dalam berenang dan memangsa alga ataupun ganggang dibutuhkan aliran air...

5 Penyakit Ikan Discus

Hallo #SahabatDuniaqua! Kamu suka melihara ikan discus? Susah ngga si? Biar ngga kesusahan, yuk baca artikel ini sampai habis! catatandokterikan.com Ikan discus adalah salah satu ikan yang banyak diminati oleh para penghobi ikan hias. Ikan ini cocok menjadi penghuni aquascape. Meskipun ikan ini memiliki harga yang mahal. Beberapa penghobi ikan hias menganggap ikan ikan discus adalah jenis ikan yang sulit untuk dipelihara. Salah satu faktor yang membuat ikan discus sulit dipelihara adalah ikan ini sangat rentan terkena penyakit. Penyakit tersebut umunya disebabkan oleh mikroorganisme ataupun parasit. Bahkan pada beberapa kasus ikan discus dapat mati secara tiba-tiba. Beberapa penyakit yang sering menyerang ikan cantik ini antara lain: 1. Penyakit Mata Berkabut (Cloudy Eye) 2. Penyakit NDD (New Discus Disease) 3. Penyakit Bintik Putih (White Spot) 4. Penyakit Berak Putih 5. Penyakit Insang Dari ke lima penyakit di atas, #SahabatDuniaqua punya pengalaman ...

Dwarf Hair Grass, Tanaman Karpet Aquascape yang Indah

Hallo #SahabatDuniaqua! Pengen punya aquascape yang indah? Yuk kita kenalan sama salah satu tanaman karpet aquascape yang cukup populer di Indonesia. Simak sampai habis ya! aquascapeindo.com Dwarf hairgrass atau yang memiliki nama latin Eleocharis acicularis merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Latin. Meski berasal dari luar negeri, tanaman ini tergolong cukup populer di Indoensia. Dwarf hairgrass memiliki bentuk yang pendek, lebih pendek dari jenis hairgrass yang lainnya. Hal ini membuat tanaman ini cocok untuk berbagai jenis ukuran tank. Khususnya untuk aquascape yang mengusung tema iwagumi dengan batu karang sebagai titik pusatnya. Menanam hairgrass jenis ini tergolong mudah asalkan diberikan kadar CO2 yang moderat dan intensitas cahaya yang tinggi. Pertumbuhan tanaman ini tergolong tidak terlalu cepat, tetapi juga tidak terlalu lambat. #SahabatDuniaqua tertarik menanam dwarf hairgrass? Atau udah pernah merawatnya? Yuk sharing di kolom komentar! fin...